Hai, apa kabar? How are you? Rasanya makin jarang kita mendengar pertanyaan ini dari orang-orang sekitar. Apakah kalian juga merasakan yang sama.
Kali ini aku mengucapkan kalimat ini untuk blogku yang sempat hilang setahun lalu. Apa kabar? Maaf ya setahun aku lupa mengisimu dengan rupiah sehingga kau menghilang tanpa jejak.
Aku lupa membayar tagihan domain dan lupa pula menyimpan salinan data di blog. Hilang sudah semua draft tulisan sebelumnya. I am really sad about this lose.
Sejumlah ide tulisan sudah aku simpan di draf blog sebelumnya hilang tak bersisa. Ya sudahlah..kalau kata tulisan di truk Pantura: Tak ada yang kekal di dunia ini.
Nah kini aku mencoba mengumpulkan semangat menulis lagi di blog ini. Walau sempat bingung mau menulis apa di awal pertemuan ini. Oh ya, di tulisan ini aku berterima kasih untuk Mas Haris dan Mas Dian, teman sekantorku yang sudah berbaik hati meluangkan waktu dan otak cerdas mereka untuk membuatkanku blog lagi珞. Kalian terbaik pokoknya.
Kembali lagi ke obrolan awal, ngomong-ngomong soal pertanyaan Apa Kabar, pernahkah kalian menanyakan ini pada diri kalian sendiri? Apakah dirimu sedang baik-baik saja setelah melewati banyak hal setiap saat?
Bayangkan dalam sehari dirimu melewati banyak hal sedih, senang, kecewa, marah, emosi meluap-luap, rasa malas, burnout. Banyak, kan, isi pikiran dalam dirimu tetapi kamu kadang lupa menanyakan kabarnya.
Terkadang kamu juga menyalahkan dirimu sendiri untuk sejumlah kejadian dalam hidup. Menyalahkan diri sendiri memang mudah, tetapi percayalah, kamu sudah terlalu banyak menyakiti dirimu.
Jangan terus menyalahkannya..Aku bukan mengajarkan kalian yang membaca ini untum kemudian belajar menyalahkan keadaan maupun manusia lain. Namun, berharap kalian menerima seapa adanya diri kita dan keadaan yang terjadi di sekitar kita tanpa harus menyalahkan diri sendiri maupun mahluk hidup lainnya..
Cobalah dalam sehari kamu menyiapkan waktu untuk berdiam, sesaat tentunya tanpa diganggu gadget dan kesibukan lainnya. 15 menit cukup. Lebih juga boleh, bila kamu memang membutuhkannya. Hanya untuk bertanya pada dirimu sendiri. Apa kabar? Sudah makan belum? Sudah bernapas lega belum hari ini? Sudah cukup bersyukurkah hari ini?
Lalu tarik napas dalam dan panjang kemudian embuskan perlahan-lahan. Dirimu perlu setiap helaan napas perlahan dan panjang itu. Cukup melegakan…
Dirimu, batinmu, pikiranmu perlu beristirahat sejenak. Tak perlu healing hingga ke luar kota. Itu boleh tetapi tak mungkin tiap hari, kan? Nah, oleh karena itu, istirahatkanlah dirimu beberapa menit dalam sehari.
Jangan terlalu keras pada diri sendiri. Jika lelah beristirahatlah. Tidur, nonton, ngopi bertemu orang-orang yang disayang. Jangan lupa juga sesekali menanyakan kabar orang-orang terdekatmu, dengan begitu mereka juga akan mengingat tentang hal-hal dalam hidup mereka. Apa Kabar?
Ingat, kamu sudah melewati banyak hal dan menjadi kuat setelah ditempa ratusan peristiwa dalam kehidupan.. Sering-seringlah berterima kasihlah pada dirimu sendiri dan penciptamu untuk kehidupan yang begitu berwarna. Cintai dirimu dengan benar sebelum kamu mencintai orang sekitarmu.
Sekian pidato kenegaraan hari ini semoga kamu dan dirimu tetap bersenyawa dan saling mencintai. Jangan lupa minum air putih yang banyak ya, dirimu juga butuh cairan. Jangan sampai dehidrasi. See u